Blog pribadi untuk mendukung proses belajar sejarah bagi Guru dan Siswa Sekolah di Indonesia. Konten Blog berisikan Informasi, Soal dan Materi Sejarah

35 Arti Sejarah Menurut Para Ahli Luar dan Dalam Negeri

50 Arti Sejarah Menurut Para Ahli
35 Arti Sejarah Menurut Para Ahli Luar dan Dalam Negeri

Pada artikel memahami arti sejarah secara umum dan etimologi telah bersama kita pelajari apa itu sejarah dari asal usul katanya dan arti sejarah yang diterima dan sering digunakan oleh masyarakat umum. Namun untuk keperluan belajar arti sejarah yang utuh, maka diperlukan referensi atau sumber belajar yang lebih banyak lagi dan bervariasi sebagai pelengkap. Oleh karena itu pada kesempatan kali ini saya akan mengajak sobat untuk belajar arti sejarah menurut para ahli.


Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), ahli adalah (1) orang yang mahir, paham sekali dalam suatu ilmu (kepandaian), (2) mahir benar. Para ahli yang saya maksud di sini bukanlah terbatas pada mereka yang ahli dalam ilmu sejarah saja atau yang dikenal dengan istilah sejarawan, namun termasuk para ahli dari lingkup ilmu lainnya. Hal ini menjadi penting karena mengetahui arti sejarah dari berbagai sudut pandang ilmu lainnya akan membuat kita memperoleh arti sejarah secara menyeluruh.

Pendapat para ahli itu akan saya bagi menjadi dua kategori yaitu mereka yang berasal dari luar negeri dan yang bersumber di Indonesia. Selanjutnya akan saya urutkan juga berdasarkan abjad nama setiap ahli.

Arti Sejarah Menurut Para Ahli Luar Negeri  


- Arnold J. Toynbee, History not used is nothing, for all intellectual life is action, like practical life, and if you don't use the stuff well, it might as well be dead.  

- Benedetto Croce, Sejarah merupakan rekaman kreasi jiwa manusia di semua bidang baik teoritikal maupun praktikal. Kreasi spiritual ini senantiasa lahir dalam hati dan pikiran manusia jenius, budayawan, pemikir yang mengutamakan tindakan dan pemburu agama.

- Beverley Southgate menyatakan sejarah adalah suatu studi masa lampau, suatu studi yang hasilnya secara ideal merupakan suatu penyajian masa lalu sebagaimana adanya. Sebagai suatu studi yang menampilkan suatu kenyataan; tidak hanya dapat dinikmati adanya, tetapi juga secara moral berguna di dalam pengajaran. Sejarah divalidasi oleh ketepatan metode ilmu pengetahuan; dengan penguatan objektivitasnya yang bersumber dari fakta dan menghasilkan suatu laporan kebenaran. Pengertian tersebut menunjukkan bahwa sejarah merupakan suatu ilmu yang memiliki metode yang objektif, artinya menghasilkan suatu kebenaran yang berdasarkan pada bukti yang memang benar-benar ada.

- Edward Hallet Carr, Sejarah adalah suatu proses interaksi serba-terus antara sejarawan dengan fakta-fakta yang ada padanya; suatu dialog tiada henti-hentinya antara masa sekarang dengan masa silam.

- Gilbert J. Garraghan dalam bukunya A Guide to Historical Method berpendapat bahwa sejarah memiliki 3 arti yang saling berkaitan tetapi berbeda konsepnya :

a)      Sejarah sebagai kejadian atau peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau
b)      Sejarah sebagai laporan dari peristiwa-peristiwa yang benar-benar terjadi
c)      Sejarah sebagai proses teknik penyusunan laporan dari a dan b

- Henry Steele Commager, Sejarah merupakan rekaman keseluruhan tentang masa lampau kesusatraan, hukum, bangunan, pranata sosial, agama, filsafat, pokoknya semua yang teringat dalam memori manusia.

- Herodotus, ahli sejarah pertama dunia berkebangsaan Yunani, yang mendapat julukan: The Father of History atau Bapak Sejarah. Menurut Herodotus sejarah tidak berkembang ke arah depan dengan tujuan yang pasti, melainkan bergerak seperti garis lingkaran yang tinggi rendahnya diakibatkan oleh keadaan manusia.

- Ibnu Khaldun, mendefinisikan sejarah sebagai catatan tentang masyarakat umat manusia atau peradaban dunia, tentang perubahan-perubahan yang terjadi pada watak masyarakat itu.

- J. Bank, Sejarah merupakan semua kejadian/peristiwa masa lampau. Sejarah dapat membantu para siswa untuk memahami perilaku manusia pada masa yang lampau, masa sekarang dan masa yang akan datang. Semua kejadian yang dimaksud dalam pendapat tersebut adalah kejadian atau peristiwa yang berkaitan dengan manusia. Dalam kejadian atau peristiwa tersebut terdapat bagaimana manusia
berperilaku.

- James Joyce, History is a nightmare from which I am trying to awake.

- John J. Anderson, History is a narration of the events which have happened among mankind, including an account of the rise and fall of nations, as well as of other great changes which have affected the political and social condition of the human race.

- John Tosh, Sejarah adalah memori kolektif, sumber pengalaman melalui pengembangan suatu rasa identitas sosial orang-orang dan prospek orang-orang tersebut di masa yang akan datang. Memori kolektif dapat berarti pula ingatan kolektif, masyarakat memiliki ingatan secara bersama-sama tentang masa lalunya. Masa lalu dapat mengenalkan siapa identitas sosial dirinya. Misalnya, dalam suatu daerah terjadi kerusuhan antarkelompok, maka masyarakat akan mengingatnya sebagai suatu peristiwa yang tragis, sangat mengerikan, masyarakat akan sangat benci terhadap peristiwa tersebut.

Dari peristiwa tersebut masyarakat akan menjadi sumber pengalaman yang berharga, akan dijadikan cermin di masa yang akan datang. Masyarakat mengharapkan di masa yang akan datang tidak terjadi peristiwa tragis tersebut. Dengan identitas sosial dirinya, dia akan tahu apa yang harus ia perbuat di masa yang akan datang.

- Leopold Van Ranke, Sejarah ialah apa yang sungguh-sungguh terjadi.

- Patrick Gardiner, Sejarah merupakan suatu ilmu yang mempelajari dan meneliti tentang apa yang telah diperbuat oleh umat manusia.

- Robert V. Daniels, Sejarah ialah kenangan pengalaman umat manusia.

- Robin Winks, Sejarah adalah studi tentang manusia dalam kehidupan masyarakat.

- Sir Charles Firth, Sejarah merekam kehidupan masyarakat manusia, perubahan masyarakat yang terus menerus, merekam ide-ide yang membatasi aksi-aksi masyarakat, dan merekam kondisi-kondisi
material yang telah membantu atau merintangi perkembangnnya.

- Sunnal dan Haas, menyebut "history is a chronological study that interprets and gives meaning to events and applies systematic methods to discover the truth".

- Thomas Carlyle, memberikan definisi sejarah adalah peristiwa masa lampau yang mempelajari biografi orang-orang terkenal. Mereka, adalah penyelamat pada zamannya. Mereka merupakan orang-orang besar yang pernah dicatat sebagai peletak dasar sejarah.

- W. C. Sellar and R. J. Yeatman, History is not what you thought. It is what you remember. All other history defeats itself.

Arti Sejarah Menurut Para Ahli Dalam Negeri 


- Aristoteles berpendapat bahwa pengertian sejarah yaitu satu sistem yang mempelajari kejadian yang sejak awal tersusun ke dalam bentuk kronologi. Sejarah merupakan sebuah peristiwa yang terjadi pada masa lalu yang memiliki catatan, rekod-rekod atau sebuah bukti yang konkrit.

- Drs. Sidi Gazalba, Sejarah merupakan masa lampau manusia serta seputarnya yang disusun dengan ilmiah dan juga lengkap yang meliputi urutan-urutan fakta masa tersebut dengan penjelasan yang memberi pemahaman tentang apa yang berlaku.

- Ismaun, Sejarah adalah suatu ilmu pengetahuan tentang kisah mengenai peristiwa-peristiwa yang benar-benar telah terjadi atau berlangsung dalam segala aspeknya pada masa yang lampau. Sejarah merupakan catatan atau rekaman pilihan yang disusun secara teliti tentang segala aspek kehidupan umat manusia pada masa lampau.

- Kuntowijoyo, Sejarah seringkali diartikan secara negatif misalnya :
  • 'sejarah sebagai mitos' (Sejarah bukanlah mitos, karena sejarah mengungkapkan waktu yang tegas dan peristiwa yang diungkapkan dalam sejarah adalah empirik (nyata) sedangkan mitos tidak mengungkapkan waktu yang tegas (misalnya: konon, syahdan, dll.) dan peristiwa yang diungkapkan dalam mitos adalah irrasional (tidak nyata),
  • 'sejarah sebagai filsafat' (Sejarah bukanlah filsafat. Ketika sejarah berbicara tentang manusia, maka yang dibicarakan ialah orang tertentu yang mempunyai tempat dan waktu serta terlibat dalam kejadian. Sedangkan ketika filsafat berbicara tentang manusia, maka manusia itu ialah secara umum serta bersifat abstrak dan spekulatif),
  • sejarah sebagai ilmu alam' (Sejarah bukanlah ilmu alam, karena sejarah hukumnya bersifat kausalitas dan mengungkapkan hal-hal yang bersifat ideografis (menuliskan hal-hal yang khas) sedangkan ilmu alam hukumnya pasti dan tetap serta bersifat nomotetis (hukum-hukum umum),
  • 'sejarah sebagai sastra' (Sejarah bukanlah sastra, karena sejarah ditulis berdasarkan fakta dan harus menghasilkan eksplanasi serta memberikan informasi selengkap-lengkapnya dan setuntas-tuntasnya, sedangkan sastra ditulis berdasarkan imajinasi si pengarang dan karya sastra seringkali berakhir dengan pertanyaan
- Moh. Yamin, SH, memberikan definisi sejarah ialah suatu ilmu pengetahuan yang disusun atas hasil penyelidikan beberapa peristiwa yang dapat dibuktikan dengan kenyataan.
- Mohammad Hatta, dalam Pengantar ke Jalan Ilmu Pengetahuan mengemukakan bahwa sejarah bukan melahirkan cerita dari kejadian masa lalu, melainkan memberikan pengertian masa lalu sebagai masalah-masalah.
- Muhammad Yamin, Sejarah ialah ilmu pengetahuan umum yang berhubungan dengan cerita bertarikh, sebagai hasil penafsiran kejadian-kejadian dalam masyarakat manusiapada waktu yang telah lampau atau tanda-tanda yang lain.

- Nugroho Notosusanto, Sejarah adalah peristiwa-peristiwa yang menyangkut manusiasebagai mahluk bermasyarakat yang terjadi pada masa lampau. Sejarah berarti pula kisah mengenai segala peristiwa itu, kisah itu disusun berdasarkan peninggalan-peninggalan dari berbagai peristiwa itu.
- Prof. A Daliman dalam bukunya Metode Penelitian Sejarah mengatakan bahawa arti sejarah dapat dikaji dari dua segi, pertama dari istilahnya dan kedua, dari makna dasar yang terkandung dalam istilah sejarah itu.

Istilah sejarah berarti peristiwa, kejadian atau apa yang telah terjadi di masa lampau. Dalam bahasa Jerman, sejarah sama artinya dengan geschicte, yang berasal dari kata geschehen, yang berarti pula telah terjadi atau kejadian. Sama pula artinya dengan res gestae, dalam bahasa latin yang berarti pula hal-hal yang telah terjadi. lebih dari itu sejarah selalu berarti pula hal-hal yang telah terjadi. Peristiwa atau kejadian alam di masa lampau seperti proses terjadinya bumi tidka termasuk pengertian sejarah.

Pengertian sejarah sebagai peristiwa ini menyangkut makna dasar dari istilah sejarah. Dengan demikian, makna dasar sejarah adalah peristiwa, kejadian, aktivitas manusia yang telah terjadi di masa lampau.

- R. Moh. Ali, S.S. dalam Pengantar Ilmu Sejarah Indonesia mengartikan sejarah sebagai :
  • Keseluruhan perubahan-perubahan, kejadian-kejadian, peristiwa, kenyataan-kenyataan yang benar-benar telah terjadi disekitar kita.
  • Ceritera tentang perubahan-perubahan itu.
  • Ilmu yang menyelidiki perubahan-perubahan yang benar-terjadi pada masa lampau.

- Rochiati Wiriatmadja, Sejarah merupakan disiplin ilmu yang menjanjikan etika, moral, kebijaksanaan, nilai-nilai spiritual, dan kultural karena kajiannya yang bersifat memberikan pedoman kepada keseimbangan hidup, harmoni dalam nilai-nilai, keteladanan dalam keberhasilan dan kegagalan, dan cerminan pengalaman kolektif yang dapat menjadi kompas untuk kehidupan masa depan.

- Roeslan Abdulgani. mengemukakan bahwa sejarah ialah ilmu yang meneliti dan menyelidiki secara sistematis keseluruhan perkembangan masyarakat serta kemanusiaan di masa lampau beserta kejadian-kejadiannya; dengan maksud untuk menilai secara kritis seluruh hasil penelitiannya, untuk dijadikan perbendaharaan-pedoman bagi penilaian dan penentuan keadaan masa sekarang serta arah progres masa depan.

Ilmu sejarah ibarat penglihatan tiga dimensi; pertama penglihatan ke masa silam, kedua ke masa sekarang, dan ketiga ke masa yang akan datang. Atau dengan kata lain, dalam penyelidikan masa silam tidak dapat melepaskan diri dari kenyataan-kenyataan masa sekarang yang sedang dihadapi, dan sedikit banyak tidak dapat kita melepaskan diri dari perspektif masa depan.

- Sartono Kartodirdjo, sejarah adalah rekonstruksi masa lampau atau kejadian yang terjadi pada masa lampau.

- Taufik Abdullah, Sejarah harus diartikan sebagai tindakan manusia dalam jangka waktu tertentu pada masa lampau yang dilakukan di tempat tertentu.

- W.J.S Poerwadaminta dalam Kamu Besar Bahasa Indonesia, menjelaskan sejarah berarti :
  • Asal-usul (keturunan) silsilah.
  • Kejadian dan peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau; riwayat; tambo; cerita.
  • Pengetahuan atau uraian tentang peristiwa dan kejadian yang benar-benar terjadi di masa lampau.
 
Demikian yang dapat kami bagikan kepada sobat tentang 35 Arti Sejarah Menurut Para Ahli Luar dan Dalam Negeri. Semoga bermanfaat dan selalu semangat dalam belajar sejarah. Terima kasih atas kunjungan dan sampai jumpa pada kesempatan berikutnya.

Salam Historia.

Referensi :

Dwi Ari Listyani. 2009. Sejarah Untuk SMA/MA Kelax X. Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.

Hendrayana. 2009. Sejarah 1 : Sekolah Menengah Atas dan Madrasah Aliyah Jilid 1. Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.

Marwan Supriyadi. 2009. Sejarah 1 : untuk SMA / MA Kelas X. Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.

Tarunasena M. 2009. Sejarah 1 : SMA ? MA Untuk kelas X, Semester 1 dan 2. Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.

https://hedisasrawan.blogspot.co.id/2014/01/40-pengertian-sejarah-menurut-para-ahli.html

http://woocara.blogspot.co.id/2015/12/21-pengertian-sejarah-menurut-para-ahli.html

https://www.thoughtco.com/what-is-history-collection-of-definitions-171282
Labels: ilmusejarah

Thanks for reading 35 Arti Sejarah Menurut Para Ahli Luar dan Dalam Negeri. Please share...!

0 Comment for "35 Arti Sejarah Menurut Para Ahli Luar dan Dalam Negeri"

Back To Top